SEJARAH ISLAM DI INDONESIA Bag.5

Lihatlah potongan dari manuskrip jayabaya berikut yg mirip sekali dengan hadits, berbau agama islam, lihat juga manuskrip jayabaya yg lainnya, cocokanlah dengan hadist akhir zaman atau imam mahdi :

Serat musarar joyoboyo dalam bait ke 27 berbunyi :

“Dene besuk nuli ana, tekane kang tunjung putih, semune pudhak kasungsang, bumi mekah dennya lair, iku kang angratoni, jagad kabeh ingkang mengku, juluk ratu amisan, sirep musibating bumi, wong nakoda milu manjing ing samuwan.

artinya : “Kemudian kelak akan datang tungjung putih semune pudak kasungsang, lahir di bumi mekah, menjadi raja dunia, bergelar ratu amisan, redalah kesengsaraan (kezhaliman) di bumi, nakhoda ikut persidangan.”

Perlambang tunjung putih semune pudak kasungsang memiliki makna seorang yg masih tersembunyi berhati suci dan bersih (sama seperti AL-mahdi yg masih bersembunyi). Inilah seorang pemimpin yg dikenal banyak orang dengan nama “satrio piningit”. Lahir di bumi mekah merupakan makna bahwa pemimpin tersebut adalah seorang muslim sejati yg memiliki ilmu tingkat ketauhidan yg sangat tinggi, satrio piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi), dan dia ada di Negeri ini “Syam”, Syam itu diambil dari nama anak nabi nuh AS, ketika saudara syam yaitu kan’an itu menghindar dari terjangan banjir besar (tsunami) di negerinya sama seperti pembahasan negeri ‘saba’ dalam artikel ini, saba adalah nama tempat dari negeri syam (indonesia), analisa admin syam dan kan’an itu berawal dari barat (tempat tinggalnya) menghindar ke gunung2 tinggi dibarat dan sampai berakhir di gunung tertingi di timur kemudian diterjang banjir besar tersebut, sama seperti keadaan negeri indonesia yg diterjang banjir sangat besar, sehingga pulau2nya terpisah-pisah, jika admin berada sama seperti saudara syam “kan’an” berada dibarat negeri ini tepatnya aceh (yg memang daerahnya rawan tsunami), maka admin pun juga akan ke gunung2 tinggi dan sampai berakhir di timur tepatnya pegunungan jaya (pegunungan tertinggi di Indonesia), berarti disini admin mengambil kesimpulan bahwa nabi nuh as juga pernah hidup dinegeri ini Wallahu’alam…[ lihat artikel perahu nabi nuh as berasal dari Indonesia berikut : http://wp.me/p3gX77-7Z ]

Makna – makna sebenarnya yg termaksud di manuskrip2 jayabaya dan uga siliwangi (manuskrip akhir zaman dan perang dunia ke 3) :
*keturunan dewa/ dewa : keturunan nabi, dewa = nabi, orang beriman yg mempunyai ilmu tauhid yg tinggi.
*batara kresna : rosulullah saw
*baladewa : nabi2 terdahulu
*trisula wedha : kitabullah (AL-Qur’an)
*batara surya/budak angon : imam mahdi/satrio piningit
*monyet : kaum yahudi/bani israil
*kerbau bule : orang barat
*Pajajaran : SYAM

Makna2 perkataan yg lainnya jangan kita pahami dahulu, karna bisa saja kata2 yg kita tidak mengetahui maksudnya itu adalah kata2 yg diubah2 oleh leluhur jaw terdahulu yg terkena hasutan fitnah akhir zaman, Wallahu’alam……
berikut ARTIKEL KUAT YANG MEMBUTIKAN BAHWA INDONESIA ADALAH NEGERI SYAM NEGERI AKHIR ZAMAN, YG DI DALAMNYA IMAM MAHDI MUNCUL DI NEGERI INI, BAHKAN MANUSKRIP2 JAWA TELAH MENUTUPI DAN MEMANIPULASI KEBERADAAN IMAM MAHDI, BERIKUT LINK NYA : http://wp.me/p3gX77-9l

Bandingkan dengan hadits yg diriwayatkan oleh imam ali bin abi thalib RA berikut yg mirip dengan manuskrip2 jayabaya yg ada sekarang ini, berikut hadits imam ali RA :

“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.
Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”

(Imam Ali Bin Abi Thalib)
dan bandingkan manuskrip jangka jayabaya berikut dengan hadits tentang Imam Mahdi yg akan mewarisi ilmu kenabian seperti nabi sulaiman as :
bait terakhir 162 :

akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji.”

artinya : “banyak orang digigit nyamuk,
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat.”

Al Mahdi adalah seseorang yang berbicara dengan bahasa binatang dan hewan lainnya. Oleh karena itu, keadilannya akan terlihat dengan sendirinya atas seluruh manusia dan jin.” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 188)
“Al Mahdi (orang yang paling benar diberi petunjuk) akan mengatur dunia ini seperti Nabi Dzulqarnain dan Nabi Sulaiman.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 29)

Berarti dari sini kita harus beralih kembali ke syariat islam dan membaca hadist nabi muhammad SAW tentang imam mahdi..(lihat artikel imam mahdi di : http://wp.me/p3gX77-3o)

Rasulullah SAW pernah bersabda tentang AL-Mahdi : “Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka ALLAH SWT akan mengutus seorang laki2 yg berasal dari umatku, namanya seperti namaku dan nama bapaknya seperti nama bapakku, maka ia akan memenuhi bumi dgn keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Diwaktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tak akan menahan sedikitpun dari tanamannya, maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 thn, atau 8 thn atau 9 thn.” (Hadist riwayat Thabrani)

sudah tidak bisa disangkal lagi, satrio piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi)…wallahu’alam.

Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarah itu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan. Kecuali sejarah indonesia yang ada didalam AL-Qur’an.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s