SPTM : SANG PENCARI (artikel keempat)

dikutip dari blog RODA HUKUM

SATRIO PININGIT SANG MANUSIA SEMPURNA

Oleh: Gusti

SANG PENCARI (artikel keempat)

Sang manusia sempurna, sempurna karena pencapaiannya dalam kehidupan di dunia menuju puncak tertinggi dari pencapaian manusia dalam alam hening, awang uwung suwung, beliau telah memperjuangkan segala kehidupannya untuk mencapainya kerena kerinduan yang amat sangat kepada Tuhannya. Dengan segala kepasrahan, keikhlasannya, menjalankan segala upaya perjalanan mulai jalan kepercayaan, agama, dengan bulat dan utuh. Akan tetapi Tuhan menjadi magnit yang begitu kuat bagi dirinya tanpa sadar tertarik, tersedot dalam pusaran cahaya, energi, keimanan kepada Tuhannya, menjadi jalan petunjuk yang pintas untuk menyaksikan sebenar-benarnya sang maha anonimus tak bernama, tak berwujud, yang tidak dilahirkan, tidak diciptakan, tidak sama dengan segala wujud ciptaan. Karena gelombang cinta kehendak kemauan tercurahkan kepadanya….. begitu pula sang anonimus, maha hening mendambakan jalan dan jati dirinya kepadanya,  menjadikan semuanya menjadi mudah, mulus.

Selesailah sang manusia sempurna dalam mewujudkan perjalanan sebagai ciptaan kepada tujuan yang sebenarnya, itulah sempurnanya karena perjalanan menuju ke dalam diri di luardiri untuk berjumpa dengan sang maha ada. Beliau sanggup melampau semua bentuk ciptaan yang ada di dunia, beliau sanggup melampaui kebenaran kenyataan ilusi dengan sebenarnya. Bersemayamlah beliau dalam inti sari pati hidup sebenarnya, bukan hidup berbanding dengan kematian. Dengan peleburan dirinya dengan anonimus , maha hening, blank, beliau telah membuka semua rahasia-rahasia yang ada di dunia alam semesta dan tuhannya tidak ada yang terlewatkan membuat beliau terbuka dengan jelas bagi dirinya tidak ada kerahasiaan dan kegaibannya. Dalam perjalanan hidupnya beliau sanggup meniadakan segala kepemilikannya baik itu dirinya sendiri, harta, agama, kedudukannya, segala kenikmatan duniawi, yang ada hanyalah sang hidup itu sendiri. Beliau berada dalam alam sunya ruri, tak sanggup digambarkan, diucapkan, tidak ada apa-apa tapi ada apa-apa.

Bagi manusia sempurna penguasaan diri adalah perjalan pertama yang harus dilalui. Beliau akan mengenal segala keberadaan bentuk sifat dirinya, sampai Beliau menguasai, mengendalikan dan menjadi raja bagi dirinya, lalu Beliau melewati dan melampaui….. . Terus berjalan sampai ke dalam keheningan, keberadaan yang nyata, bukan ilusi lagi. Di tempat yang abadi, tidak ada bentuk rupa keadaan, sifat, kekuatan, salah juga menyebut dan menguraikan. Maka sekembalinya dari pencapaian di dunia, beliau manusia yang bukan manusia, beliau memiliki kecerdasan tak terhingga, kesadaran tak terhingga, dalam dirinya. Beliau menguasai sebagai pencipta, pemelihara dan penghancur, (mungkin maksudnya trisula) sebagai kekuatan yang mutlak yang beliau bawa dari alam sana. Beliau tidak memerlukan apa-apa lagi, tidak ada yang menarik lagi di alam ilusi ini, karena telah menyatu dengan yang kekal.

Beliau telah melampaui alam fisik manusia,alam cahaya, alam rohani, alam gaib, alam para suci, alam para dewa dan alam-alam lainnya semua di lampaui, ingin tahu bagaimana cara melampauinya maka anda harus bertemu dengannya, bertanya dan minta diajari oleh beliau yang telah mencapainya. Ini hanya tulisan fiksi saja dari saya.

Beliau mengenal manusia dengan utuh dan sempurna sebagai mana beliau mengenal dengan utuh dirinya sendiri sebagai manusia. Apa bedanya dirinya dengan manusia lainnya secara fisik, makanya beliau mengenal bentuk keadaan manusia. Beliau yang telah sempurna, dengan kesempurnaan itulah beliau yang maha kaya, segala sesuatu yang ada adalah miliknya, dengan cahaya terpancar dari dirinya dunia mengetahui bahwa beliau sebagai tuan dan pemilik sebenar-benarnya, Beliau tidak harus memberi cap sebagai miliknya karena tidak akan kemana-mana dan memang miliknya, harta akan berdatangan kepadanya, baik yang tersimpan, yang harus diolah atau harta karun sekalipun akan mendatanginya karena beliau sebgai pemilik tunggal, bukan karena surat.

Apakah manusia semacam ini yang ditunggu oleh umat manusia dari dahulu? Dengan berbagai sebutan dari Satrio Piningit, Maitrea, Imam Mahdi, Mesias, Kalki ? Terserah manusia menyebutnya apa, beliau tidak membutuhkan gelaran, sebutan, kedudukan, apa lagi harta. Apalagi mengharapkan beliau sebagi raja, terlalu kecil kedudukan itu bagi dirinya, beliau telah mencakup alam semesta. Beliau terlindungi dan dilindungi oleh kesempurnaan pencapaiannya, jadi tidak ada manusia yang mengenalnya, kecuali oleh dirinya sendiri. Disini terpingit, terahasia, manusia tidak bisa meraba keberadaannya apalagi mereka-reka.

Apakah manusia semacam itu ada sekarang? Ada. Beliau tidak pernah mati, kita lah yang buta tuli, menjadikan tidak mengenalnya, kita tertutup mata batinnya. Beliau memegang kitab rahasia dari terahasia, kitab gaib dari yang gaib, sebagai pedoman petunjuk pencapaian kesempurnaannya, bukan kitab suci yang dicetak dipercetakan. Kita membicarakan beliau seakan-akan paling kenal, padahal tidak kenal sama sekali itu, hanya mereka-reka saja, jauh dari sebenarnya, itu lah rahasianya. Beliau ada di dalam setiap kepercayaan, agama. Beliau juga telah melampau semua kepercayaan dan agama, karena beliau telah meng-esakan dirinya sendiri dan segala sesuatu yang ada di dunia. Beliau telah meng-esakannya. Beliau memiliki berbagai sebutan, nama dari setiap masa, agama, kepercayaan. Sesungguhnya dari masa ke masa hanya Beliau seorang, orangnya itu itu saja.

Beliau itu kadang hadir di tengah manusia, kadang tidak hadir atau tidak muncul, tidak di setiap masa beliau itu hadir di lingkungan manusia, mungkin kemunculannya akan ditandai dengan chaos yang amat sangat, sampai manusa tidak bisa mengendalikan lagi. Mudah-mudahan sekarang Beliau muncul tanpa ada chaos. Tapi rasanya tidak mungkin juga ya? Aku sendiri tidak berkeingin berjumpa denganNya, abis susah. Jika berjumpa juga suka akal-akalan, bertanya-tanya karena keraguan, walau sudah diberikan jawaban terus saja ragu, takut akan keadaan diri, lebih baik beliau yang mendatangi saya, itu jauh lebih mudah daripada saya yang mencarinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s