FRASA TERSEMBUNYI “OM TELOLET OM” Gejolak Papua, Simpang Tiga RI Antara AS, Rusia, RRC

Sumber : Ratu_adil

Gejolak Papua, Simpang Tiga RI Antara AS, Rusia, RRC

Frasa ‘Om Telolet Om’ yang sempat masuk Trending Topic World Wide dianggap kebanyakan orang sekedar Ria Jenaka belaka Benarkah?

Yakinkah kamu, Getar ‘Telolet’ yg tidak lain adalah Fonem dari Bunyi Terompet, Bukanlah apa yang dimaksud dari ditiupkannya Sangkakala ?

Ketika kamu membaca ‘Duarrr’ atau melihat gambar ini

Tidakkah kamu juga ‘mendengar’ replika suaranya dalam benakmu?

Saya tanya lagi, yakinkah kamu, Getar ‘Telolet’ hingga mendunia, bukanlah Pertanda bahwa Sangkakala Pertama telah ‘dibunyikan’ ? Itu sebabnya Pembaca Zaman mengamini Getar Mendunia ‘Telolet’ di tengah Force Repulsion (Separasi) Global Adalah ketika Shiva Nata Raja :

Hari telah di penghujung Pengejaran Malam kepada Siang tercapai, dimulailah Tarian Kegelapan Ketika dunia diterpa Harmageddon dan Zalzalah

Seiring Sangkakala (Telolet) digetarkan mendunia Memanas pula segala konflik di tanah hunian manusia Berbeda memisah, menyatu yang sama
Muslim vs Non Muslim
Pribumi vs Asing  Aseng
Miskin vs Kaya
Etnis A vs Etnis B
Negara vs Separatis
Bagi NKRI, Ancaman Separatis kembali dikobarkan sejak awal rezim baru duduki tahta Perpindahan poros memicu perlawanan bergerak. Negara-negara tetangga, Penyokong separatis RI, terus provokasi perbatasan RI tak tinggal diam, Panglima TNI Gatot Nurmantyo tantang balik. Sikap tegas Panglima TNI Gatot Nurmantyo ‘membeli’ provokasi tetangga penyokong Separatis Maluku, Papua dan Leste, Picu musuh lebih serius. Ketika RI tanggapi keras provokasi Australia Panglima TNI Hentikan Sementara Kerja Sama Militer Dengan Australia.
Musuh tanggapi sikap keras RI melalui Separatis Papua Bendera Papua Merdeka Dikibarkan di KJRI Melbourne
Lalu Papua Merdeka tantang Perang ke RI Pernyataan Perang dari Panglima OPM Goliath Tabuni
Kemudian bersamaan dengan ancaman Papua Merdeka akan Serang RI
..bergerak juga aktivis kemanusiaan global secara paralel Unjuk Rasa KJRI Melbourne, Satu Orang Ditahan. Bahkan, Aksi Bela OPM di Melbourne, diwarnai sikap keras dan brutal.
Tak tanggung2, lihat peluang konflik RI vs Papua,
Padahal, Sengketa Laut Timor vs Australia sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, mendadak damai Ada kesamaan kepentingan. Dalam sekejap Australia perkuat aliansi dengan Papua Merdeka dan Timor Leste, didukung Aktivis Global Provokasi serius terhadap RI.
Maka bukan tidak mungkin, Sesaat lagi kita akan mendengar Maluku Tenggara Merdeka Mengincar Blok Masela dan 9 lainnya disana Mena Muria.
Sebagaimana kekhawatiran dari @Ronnie_Rusli soal Masela Masih Pentingkah Kerjasama Militer Indonesia – Australia? chirpstory.com/li/343096
Cara singkat menjawab pertanyaan @Ronnie_Rusli adalah RI tak butuh Australia, jika RI memiliki Sekutu lain di bidang Militer dan Alutsista
Saat ini, RI memiliki 3 opsi persekutuan :
1. AS (termasuk Eropa, Australia dsb)
2. RRC
3. Russia
Dari sisi Alutsista, RI membutuhkan kerjasama strategis untuk tangani provokasi Separatis Maluku dan Papua, serta Ops Timor Leste jilid II. Alutsista RI sangat penting guna menjaga perbatasan, harus segera ditentukan, agar tidak berlarut2 seperti Sukhoi
Apalagi, Selain ancaman Papua Merdeka, Maluku Merdeka, Leste jilid II RI juga terancam di Natuna dalam Sengketa Laut China Selatan
https://pbs.twimg.com/media/C14Vp1UUAAA1bct.jpg
Secara Geopolitik Dampak dari sikap tegas Panglima TNI Gatot Nurmantyo adalah meretaknya hubungan RI – Australia. Meretaknya hubungan RI dengan Australia Berarti juga menjauhkan RI dari Blok Barat, maka peluang memperkuat:
1. RI – RRC
2. RI – Russia
Pada dasarnya, potensi konflik RI vs Australia buka 3 opsi :
– Renegosiasi RI – Aussie (Barat)
– Penguatan RI – RRC
– Memulai RI – Rusia
Jika RI memilih Renegosiasi ke Aussie, maka
– Separatis RI Timur redam
– RRC ambil Natuna
– Sukhoi batal, beli dari Barat
Jika RI lanjutkan konflik Aussie dan seriusi Rusia, maka
– Natuna aman
– Alutsista dipasok Rusia (pesaing Barat)
– Bersaing lawan Separatis
Meninjau situasi dan kondisi real terkini, Best Option untuk RI adalah memulai hubungan serius di bidang Alutsista dengan Rusia
Secara teknologi Alutsista, Russia bersaing dengan Barat, sehingga sistem pertahanan RI mampu mengimbangi jejaring Barat di sekeliling RI. Secara hitungan Perdagangan RI dikuasai RRC Tetangga RI bersenjata buatan Barat Maka RI bersenjata Russia, kunci Kesetaraan Diplomasi RI. Jokowi juga menyatakan akan menjaga RI berada di posisi tengah RI memperkuat ke Russia berfungsi jadi penengah tarik menarik RRC vs Barat Russia, Saat ini memang aliansi RRC, namun kita tahu hubungan itu bukan untuk selamanya.
Russia berteman dengan RRC karena sebagian besar wilayahnya berbatasan langsung dengan RRC Sejatinya, orang2 Russia klaim bagian dari Eropa. Ketika RRC telah luluh lantak pasca Harmagedon, Russia akan tunjukkan wajah aslinya Sebagai Bagian maupun Penyeimbang di Persekutuan Barat
Pertanyaan pentingnya,
Langkah mana dari 3 opsi tadi yang disiapkan Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk hadapi konflik RI vs Australia?
Karena faktor penting dari memanasnya RI vs Australia,
Menciptakan kebutuhan perlunya ‘Reaksi Cepat’

Jangan sampai,
Didesak reaksi cepat pilih Sekutu untuk hadapi konflik RI – Aussie
Lalu terjebak beli Sukhoi pakai Agen (Trimarga Rekatama)

Untuk beli Sukhoi dalam rangka perkuat Alutsista dalam ancaman perbatasan, RI utang USD 850 juta
Jangan sampai Mark Up agen bebani utang RI

Polling masukan bagi Panglima TNI Gatot Nurmantyo hadapi konflik dengan Australia
Mana langkah terbaik bagi RI ?
#Sukhoi_Butuh_Kepastian

Saya setuju dengan usulan Menhan Ryamizard Ryacudu,
Daripada beli Sukhoi pakai Agen (harga lebih mahal), lebih baik :
1. G2G
2. Ganti Merk

Memanasnya RI vs Australia butuh langkah cepat, khususnya soal rencana pembelian Sukhoi
Mana lebih baik?

Mampukah Indonesia Bertahan Hadapi Perang 3 Laut?

Menelusuri Jejak Sukhoi di Lingkaran Cikeas

Menarik untuk disimak,
Konflik RI – Aussie ini mengangkat profil Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke posisi potensial Capres / Cawapres 2019

Kita masih belum tahu apakah Panglima TNI Gatot Nurmantyo memang mengincar 2019 atau tidak

Toh kalau pun iya, sah-sah saja

Beberapa waktu lalu habis bincang2, ada info kalau Partai Golkar sudah semacam ketok palu akan usung Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Infonya simpang siur, tapi kelihatannya signal Golkar berpaling dari rencana usung Jokowi jadi usung Panglima TNI Gatot Nurmantyo cukup kuat

Ketum Golkar Setya Novanto terdepan bicara desak Australia investigasi pengibaran bendera Papua Merdeka

Lalu DPR juga beri sinyal fasilitasi soal siapa yg berhak hentikan kerjasama militer antar negara
Memang secara regulasi, wewenang menghentikan kerjasama militer antar negara ada di Menhan, bukan Panglima TNI

Sempat ada upaya adu Menhan vs Panglima terkait wewenang penghentian kerjasama militer

Ketum DPR Setya Novanto pun kerahkan DPR utk amankan

DPR langsung gerak cepat ambil kendali wacana, bahwa wewenang stop kerjasama RI – Aussie juga bisa dilakukan Panglima TNI

Sejumlah langkah DPR  gerak cepat amankan posisi Panglima dari potensi dihadang, boleh jadi memang sebuah signal kuat Golkar akan berpaling

Informasi dari Golkar (beda narsum) bahkan mengatakan, rencana Golkar berpaling dari Jokowi ke Panglima Gatot, dimotori Korlap pemenangan SN

Tadi ada yg mention, apakah ada potensi Setya Novanto jadi Tersangka di kasus E-KTP?

Sangat mungkin

Pemeriksaan Setya Novanto di KPK kemarin berlangsung lama karena ada titik terang pertemuan SN dengan HCH di kantor dan hotel

Kita tunggu hasil dari kisah menarik ini

Nasib Setya Novanto di KPK, bisa menjadi penentu peluang perdana Panglima Gatot di 2019

Apapun hasilnya,

Selama itu baik bagi kebanyakan masy RI, maka ia baik dan mesti legowo kita terima

Sekian dulu Syiar Hitam hari ini

Semoga memberi petunjuk untuk membaca pergerakan tanda2 zaman

#Sukhoi_Butuh_Kepastian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s